Tips Tepat dalam Menangani Cacar Air Pada Anak

 cara menangani anak yang terserang cacar

Penyakit cacar air pada anak disebabkan oleh virus Varicella zoster yang mana ketika ia sudah sembuh, ia akan menetap dan bersembunyi di tulang belakang dan dapat saja kembali aktif saat kekebalan tubuh melemah. Cacar air juga termasuk pada penyakit yang menular, melalui kontak fisik maupun udara. Ada yang bilang cacar air merupakan penyakit ‘wajib’ setiap orang, biasanya dialami pada rentang usia 0 hingga 20 tahun. Namun ada juga yang mengalaminya ketika usianya sudah di atas 20 tahun. Penyakit ini paling sering dialami di usia anak-anak. Gejala cacar air pada anak di antaranya adalah:

 Berikut Gejala Cacar Air Pada Anak yang Umum Terjadi

  • Muncul bintik-bintik di beberapa bagian tubuh dengan cairan yang masih ada di dalamnya. Jika dipencet dan pecah, ia kemudian dapat menyebar ke seluruh tubuh.
  • Demam yang tak biasa dan sering dianggap sebagai flu. Nyeri pada persendian dan badan terasa letih.
  • Munculnya bintik-bintik merah yang membesar dan berisi air di sekujur tubuh kemudian bintik tersebut berubah menjadi keruh seperti nanah.
  • Hilangnya selera makan, sakit kepala, timbul flu ringan dan tidak bersemangat.

 Berikut Daftar Makanan Yang Harus di Hindari Penderita Cacar Air

Selama anak masih dalam kondisi menderita penyakit cacar air, maka orangtua wajib bertindak siaga, terutama untuk urusan makanan anak. Ada beberapa jenis makanan yang kandungannya dapat menghambat proses penyembuhan cacar air yang menyerang anak. Di antaranya adalah makanan seperti produk olahan susu, telur dan daging ayam negeri (bisa diganti dengan telur dan ayam kampung), daging kambing (karena bersifat panas), cokelat, dan makanan yang sifatnya junk food seperti gorengan, dan makanan berlemak lainnya.

Cacar air yang tidak tertangani dengan baik dapat mengganggu tumbuh kembang si kecil. Selain dengan memberinya vaksin dan imunisasi sewaktu masih bayi, penanganan cacar air dapat dilakukan dengan:

Cara Menangani Cacar Air Pada Anak Bisa Mengikuti Panduan Berikut

  • Berilah anak paracetamol sebagai penurun panas serta sebagai pereda rasa sakit dan nyeri.
  • Perbanyak konsumsi air putih, buah-buahan yang mengandung vitamin C serta sayur-mayur.
  • Pemberian obat antivirus maupun obat-obatan lain yang telah diresepkan oleh dokter. Ingat, harus sudah lebih dulu konsultasi ke dokter.
  • Taburkan bedak salicylic dan sebaiknya jangan mandikan anak saat masih demam dan sakit.
  • Pakaikan baju yang longgar dan berbahan katun.
  • Jika anak mengalami gejala yang berat dan tidak biasa, segera hubungi dokter.
Penyakit Cacar Air Yang Diderita Anak Bis Sembuh Dengan Sendirinya Tergantung Daya Tahan Tubuh

Biasanya, cacar air dapat sembuh sendiri dalam kurun waktu seminggu. Namun tidak menutup kemungkinan juga penyakit ini akan bertahan lebih dari seminggu, tergantung kekebalan tubuh dari masing-masing anak serta kondisi lingkungan. Meski bukan menjadi penyakit yang mematikan, namun penanganan yang kurang tepat dapat membuat penyakit cacar air pada anak bertahan lebih lama dan mengganggu proses tumbuh kembang si kecil. Jangan lupa selalu mandi dengan Lifebuoy dan jaga kebersihan untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri penyebab berbagai penyakit.

Referensi Artikel Tips Tepat dalam Menangani Cacar Air Pada Anak http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1326004/mengungkap-fakta-penting-tentang-cacar-air-pada-anak

 

You may also like