Strukur Teks Anekdot Lengkap dan Rinci

Strukur Teks Anekdot Lengkap dan Rinci – Dalam teks aekdot memiliki hal hl yang terkandung didalamnya seperti pengertian, strukturm kaidah kebahasaan maupun ciri cirinya. Dalam hal ini anda harus memahami strukur teks anekdot sebelum membuat contohnya. Untuk itu saya akan membahs lebih dalam mengenai struktur anekdot lengap dan terperinci untuk anda. Sebelum itu terdapat pengertian teks anekdot yang perlu anda pahami. Anekdot ialah salah satu teks bahasa Inonesia yang bersifat singkat, lucu dan menghibur pembaca berdasarkan pengalaman orang lain. hal utama yang terkait dengan teks ini ialah brsifat menghibur pembaca. Dalam teks ini tdak memiliki certa yng konyol, menjengkelkan, enarik taua sebagainya. Tetapi jenis teks ini lebih mengutamakan kebenaran yang terjadi secara umum.

Strukur Teks Anekdot Lengkap dan Rinci

Dalam pembuatan contoh teksnya diperlukan strukur teks anekdot yang benar benar harus anda pahami. Adapula ciri ciri dari teks tersebut yang juga embuat perbedaan dengan jenis teks lainnya. cirinya yaitu lebih menuju pada cerita cerita dongeng, memiliki karakter hewan dan manusia dengan kisah kisah ya nyata. Teks anekdot ini dapat dibagi menjadi dua yaitu secara lisan maupun tulisan. Untuk lisannya seperti kurang disiplin atau disingkat kudis, asal mengisi absen atau asa, kurang terampil atau kram, gaji ingin naik tapi kerjaan lambat atau ginjal, tidak bisa komputer atau TBC, asal sampau kantor terus tidur bahkan uring uringan atau asam urat, maupun pulang cepat atau pucat.

Senagkan untuk strukur teks anekdot dalam hal tulisan seperti terdapat persebataan antara seorang manajer dengan manajer. Dalam hl ini terdapat dua kehidupan yang berkebalikan. Naun untuk peahamannya malah berbalik juga. Selanjutnya terdapat strukur teks anekdot yang meliputi abstraksi yang merupakan tahap pertama dlam ceriita, sehingga memberkan gambaran maupun penjelasan mengenai isi certanya. Dalam bagian ini terdapat hal hal yang unik. Selanjutnya terdapat orientasi yang merupakan baagian yang bersisi tentang latar belakang dari ceritanya. Adapula krisis yang emberikan hal hal yang tak diduga kepaa tokoh ceritnya. Dalam hal ini hal hal seperti amsalah ataupun hal menarik lainnya.

Adapula reaksi dalam strukur teks anekdot yang merupakan penyelesaian dari krisis ataupun asalah yang ditimpa oleh tokoh cerita. Selanjutnya tahap terakhir aialh koda yang merupaakan bagian akhir dari cerita. Bagian inilah yang merupakan tahap kesimpulan dari cerita yag ada. Dalam hal ini dapat disimpulkn bahwa abstraksi merupakan pembukaan umum, orientasi merupakan latarbelakang dari cerita, krisis merupakan maslaah, reaksi merupakan penyelesaian dari krisis, dan koda merupakan kesimpulan.

You may also like