Inilah Konsep Akuntansi mudharabah Yang Benar

Apakah anda tahu istilah akuntansi muharabah? bagi orang awam mungkin istilah ini masih belum familiar ditelinga mereka, namun bagi akademisi yang bergelut dalam dunia akuntansi dan ekonomi ataupun para praktisi dunia bisnis seperti para konsultan akuntansi, staff akuntansi atau penyedia jasa akuntansi profesional tentu istilah akuntansi mudhorobah sudah sangat familiar, Namun banyak juga yang masih belum mengerti sepenuhnya tentang pengertian akuntansi mudharabah yang benar.

akuntansi mudharabah

Akuntansi mudharabah dapat dikatakan sebagai kemitraan keuntungan antara modal dan pekerjaan. Kemitraan ini dilakukan oleh pemegang rekening investasi (investor) dan bank syariah yang berperan sebagai mudarib. Dalam hal ini Bank syariah sebagai mudarib menerima dana dari para investor atau nasabah, sedangkan sistem pembagian keuntungan dilakukan dengan akad atau kesepakatan antara bank syariah dan pemegang rekening (investor/ nasaba).

Mengenal Akad Mudharabah

Kontrak mudharabah lebih kepada diwakili oleh pembagian keuntungan mudharabah. perihal ni menarangkan kontrak islam dimana satu pihak memasok duit dan juga yang yang lain membagikan manajemen buat melaksanakan perdagangan tertentu. pihak yang memasok modal diucap owner modal. pihak lain diucap bagaikan pekerja ataupun agen yang melangsungkan bisnis.
– pengakuan pada waktu kontrak pada akuntansi mudharabah
investasi dini di mudharaba diakui dikala dibayarkan ke mudarib ataupun ditempatkan di dasar disposisi dan juga disajikan bagaikan pembiayaan mudharabah.
– investasi dini mudharabah
bila modal yang dikasih dibayar secara tunai, hingga diukur dengan jumlah yang dibayarkan ataupun jumlah ditempatkan di dasar disposisi mudarib. bila modal dikasih dalam wujud peninggalan non-moneter, dilaporkan bagaikan peninggalan non-moneter.
– pengenalan investasi dini mudharabah
disajikan bagaikan pembiayaan mudharabah dalam kabar keuangan dibayar ataupun disediakan dalam wujud peninggalan. modal mampu dibayar penuh ataupun mampu dibayar dengan angsuran.
– profit dan juga kerugian pada akuntansi mudharabah
tiap kerugian pada dini kerja hendak ditanggung oleh bank syariah. bila kerugian terjalin sehabis dimulainya pekerjaan, hingga perihal itu tidak hendak pengaruhi pengukuran modal mudharabah. laba ataupun rugi atas transaksi yang diawali dan juga berakhir pada periode keuangan yang sama diakui pada dikala likuidasi mudhara

Dari Pemaparan artikel ini maka dapat ditarik kessimpulan bahwa akuntansi mudharabah adalah sebuah kesepakatan yang dilakukan antara bank syariah (mudarib) dengan penyedia modal (nasabah / investor). Apabila dalam kerjasama anatara mudarib dan penyedia menghasilkan untung maka Keuntungan dibagi sesuai dengan perhitungan yang telah disepakati, namun jika terjadi rugi maka kerugian  ditanggung oleh penyedia modal.

You may also like